motor drag mio

Bisnis Motor Drag Mio

By Motor Brain

Kemampuan motor drag mio anda lelet..? ingin membuatnya menjadi motor drag mio sejati..? hmmm.... kayaknya susah banget brooo dan bisa dibilang mimpi jika ingin membuat mio kita tangguh tanpa adanya pengorbanan yang serius mulai dari kemauan, tujuan, biaya, peran mekanik, hingga pada joki itu sendiri.

Motor Drag Mio - Kemauan Dan Tujuan

Kemauan memiliki motor drag mio yang kencang apalagi bisa menjadi juara serta mampu membuat best time apalagi memecahkan rekor tercepat, semua ini pasti menjadi impian para mekanik dan juga pembalap atau joki drag bike maupun para maniak motor balap lainnya.

Pada situs tips panduan bisnis motor di artikel motor drag mio mencoba membuka mata anda yang ingin bergelut di dunia motor balapan drag bike yaitu, Jika kemauan ini tidak anda miliki jangan pernah berhayal bisa memiliki motor drag mio anda bisa seperti apa yang anda harapkan.

Untuk itu tentukan kemana tujuan modifikasi motor drag mio anda, untuk tujuan balapan resmikah..? atau tujuannya hanya untuk balapan liar..? atau juga hanya untuk pemakaian harian dan sekedar untuk gaya saja...? hal seperti ini yang harus anda pikirkan terlebih dahulu sebelum anda menentukan hingga melakukan modifikasi motor drag mio anda.

Motor Drag Mio - Target Biaya

Jika anda sudah menetapkan seperti apa tujuan modifikasi motor drag mio anda, dari situ anda sudah bisa mengira-ngira berapa dana yang harus anda keluarkan untuk merubah mesin mio anda, karena faktor dana sangat berpengaruh atas tingkat seperti apa nantinya motor yang akan anda modifikasi mesinnya. Karena dana berapapun yang anda punya akan bisa terpakai semuanya tanpa target yang jelas.

Peran Mekanik Pada Motor Drag mio Anda

Peran mekanik sangat besar sekali atas keinginan seperti apa bisnis motor drag mio yang anda target, konsultasikan pada mekanik dana yang anda miliki serta untuk pemakaian seperti apa motor drag mio anda, dari situ baru akan ketahuan seperti apa hasilnya nanti.

Berikut ini ada beberapa contoh modifikasi motor drag mio, namun semua ini hanya sebagai patokan dan tidak harus di ikuti semuanya karena setiap modifikasi mesin dalam aplikasinya untuk tiap mekanik akan menuai hasil yang berbeda walaupun di beri patokan yang sama.

Coba bayangkan begitu banyak artikel mengenai cara membuat motor kencang merubah ini merubah itu, tapi rata-rata semua hanya teori yang kalau saya perhatikan banyak penulis yang kurang mengerti tentang mesin dan yang di cari hanya bagaimana bisa menjadi sebuah artikel tanpa memperdulikan berguna tidaknya artikel yang di tulis itu.

Pesan saya dalam melakukan perubahan terhadap sepeda motor modifikasi terutama pada sektor mesin, jangan pernah mengambil mentah-mentah teori yang ada, kalo modifikasi body saya kira tidak masalah namun pilihlah yang baik, dan buang yang jelek ok... ? namun upss loohh....!!!

Seting Motor Drag Mio

Motor Drag mio - Piston

Ayo kita coba bereksperimen bersama situs bisnis motor brain untuk meningkatkan tenaga motor drag mio, ubahan pertama pada mesin yang notabene menjadi inti tenaga adalah piston.

Dari standar asli pabrik motor mio memiliki piston berdiameter 50 mm, coba diganti dengan piston milik motor sport honda CBR-150 yang memiliki diameter piston 64 mm. Kualitasnya bagus, cocok, besar pula.

Atau pake piston punya tiger, untuk menggunakan piston motor tiger tidak terlalu ruwet, paling juga dengan memotong pantat piston yang agak panajang dari pin kebawah, karena pada posisi TMB (titik mati bawah) piston tiger pasti nabrak kruk as pada ruang crankcase.

Selain piston tiger kita bisa mengaplikasi piston lainnya seperti kepunyaan sepeda motor suzuki thunder 125, atau piston punya motor yamaha vixion, juga bisa dari piston milik sepeda motor honda GL neo tech, namun untuk itu yang harus di rubah jika mengaplikasi piston GL neo tech yaitu pada diameter pin pistonnya.

Motor Drag Mio - Kruk as

Naikin stroke...? Sory tergantung penggunaan nih, kalo saran saya untuk urusan menaikan stroke urusan belakang deh, soalnya pengaruhnya besar sekali dari masalah kekuatan mesin atau daya tahan juga dari masalah penyetelan nantinya, trus maunya mesin nantinya aneh-aneh, lagian harus siap-siap turun naik mesin yang otomatis dana yang akan di keluarkan nantinya lebih membengkak lagi. 

Nanti saya coba membahas tentang tips panduan bisnis motor mio pada bagian stroke kruk as motor drag mio secara detail, sekarang tinggalin aja dulu yang namanya nyetrak nyetruk, saya agak alergi.

Nantilah kalo emang tanpa stroke masih aja kurang kencang baru di tambah ok...? tapi kalo yang masih ngeyel dan bandel pengen naikin stroke juga, silakan naikin paling banyak 3 mm saja cukup.

Pengerjaannya menaikan stroke kruck as motor drag mio serahkan saja pada tukang bubut yang sudah profesional, jangan bawa pada bengkel bubut abal-abal karena resikonya sangatlah besar, ikuti saran saya ini Titiiikk.... Lebih dari itu butuh perhatian lebih broo...

Karena posisi kruck as sudah berubah naik otomatis saat pemasangan piston ke silinder posisi piston akan nongol melebihi bibir silinder, untuk itu bagian bawah silinder harus di ganjal dengan packing alumunium setebal ukuran stroke tadi agar posisi piston bisa kembali sejajar dengan bibir silinder.

Untuk pengerjaan motor drag mio ini pun harus butuh perhitungan yang matang kalau tidak piston bakal saling hantam dengan klep atau kop silinder yang akan berakibat fatal yaitu macet dan berantakan mesin anda.

Selain melakukan naik stroke untuk bagian kruck as ini kita bisa mengurangi bobotnya dengan cara membubut bandul pada bibir dalam bagian bawah sekitar 2 hingga 5 mm, setelah itu di tambal dengan bahan alumunium dengan cara di patek agar putaran kruck as tetap bisa rata. nantilah kita bahas lagi lebih jauh tentang bagaimana melakukan modifikasi kruck as secara lebih detail beserta gambar.

Motor Drag Mio - Klep

Pada tips panduan bisnis motor drag mio pada bagian klep bisa mencoba pakai klep punya honda Sonic atau punya KLX 250 dari kawasaki yang memiliki diameter klep in 32 mm, dan klep ex nya berdiameter 27 mm.

Ingat jangan memakai klep terlalu besar karena akan menjadi mubazir, karena jika terlalu besar klep maka mengalirnya campuran bahan bakar (velocity) menjadi lebih rendah yang mengakibatkan kebutuhan gas pun kurang maksimal, jadi jangan salah persepsi dan terlalu melihat ada yang memakai klep segede gajah, atau pake klep pesawat jet tempur atau juga klep mesin jahit...hee ada gak yaa klep pada mesin jahit..? namun buat apa semua itu jika klep yang kecil saja sudah cukup mumpuni. 

Lalu bagaimana kita menentukan klep yang mau di gunakan..? pertama klep in harus berdiameter 50 persen dari diameter piston, dan untuk klep ex paling besar menggunakan ukuran 85 persen dari ukuran diameter piston yang di gunakan.

Jika pencarian ukuran klep yang pas susah di temukan maka cari persamaannya saja. Asal jangan melebihi dari ukuran yang sudah di tentukan untuk in 50% dan ex 85% dari diameter piston.

Satu lagi tips panduan bisnis motor drag mio yang perlu diperhatikan, jika klep yang anda dapat lebih besar dan anda ingin membuatnya sesuai dengan ukuran yang di inginkan, saran saya... jangan di bubut klepnya, mengapa..? karena jika di bubut maka lapisan yang ada pada klep tersebut akan hilang yang berakibat pada mudah bengkok atau rusak klep tersebut,

Jadi lebih baik pilih membeli jadi saja walau ukuran tidak tepat tapi di ambil persamaan saja untuk amannya. Jadi kalau mau aman motor drag mio anda pilih klep honda Sonic saja agak murah kok, paling juga sekitar 180 rebuan, hal ini lebih aman ketimbang memakai klep yang lebih besar tapi harus disesuaikan lagi yang akan berakibat pada penurunan ketahanan unjuk kerja pada klep itu sendiri.

Motor Drag Mio - Kem

Durasi kem di buat sekitar 250 hingga 280 derajat. yang perlu di perhatikan pada pengaplikasian klep yakni jangan sampai terjadi overlap, bisa dengan mengantisipasi jarak antara klep in dan klep ix minimal harus 1 mm, begitu pula dengan jarak pada bibir klep dengan kubah ruang bakar di beri clearance 1 mm. (Lebih detailnya)

Motor Drag Mio - CDI

Perubahan selanjutnya pada motor drag mio ini berlanjut pada urusan percikan api, untuk itu bisa nyoba CDI atau Capacitor Discharge Ignition punya produk Thailand dari yamaha Fino yang sudah terbukti sangat ampuh untuk menaikkan power mesin, atau juga punya produk Daytona yang sejak dari zaman purbakala hingga sekarang masih tetap terbukti keampuhan produknya. (zaman purbakala yaitu sejak saya masih aktif terjun di dunia balapan motor cross, road race, drag bike, maupun balapan liar, hheee..mantan ternyata)

Namun sesuai perkembangan zaman saat ini CDI Programmable termasuk yang terbaik karena kurva pengapian bisa di atur sesuai kinerja mesin, setelah melalui uji coba yang lumayan lama saya memastikan jika yang paling baik untuk saat ini CDI jenis programmable ber arus DC. Karena kebetulan saat saya buat artikel ini saya lagi meriset motor drag mio sama yamaha RX Z untuk Free For All namun lagi istirahat karena terbentur sama biaya, hheee....

Motor Drag Mio - Karburator

Jangan asal pake karburator gede bos...lantas karburator apa yang cocok untuk motor drag mio yang anda buat...? Pakai punya Keihin PE28 mm milik Honda NSR 150SP, karena karburator ini sudah cukup kuat mengangkat kapasitas mesin hingga 200cc-an, mampu ngajak mesin teriak hingga RPM 8000, ukuran segini sudah bagus tinggal bagaimana kita mengaplikasinya. karena percuma juga mengaplikasi karburator yang lebih gede lagi tapi akan menjadi mubazir dalam aplikasinya.

Jika merasa masih kurang, bisa di tambah sedikit kemampuannya dengan mereamer sekitar 1 mm hingga 3 mm. Untuk ukuran spuyer tergantung hasil akhir nantinya yang bermain di kisaran main jet 115, 120, 125, 130,135,hingga 150 atau lebih sedangkan untuk pilot jet akan mumet di angka kurang lebih 30, hingga 55 semua tergantung kondisi mesin, kondisi trek, dan kondisi cuaca. (kita akan bahas lain waktu secara detail pada artikel berikut)

Motor Drag Mio - Puli

Modifikasi motor drag mio pada bagian Primary Sliding Shave atau istilah bengkel Puli, ada banyak sekali pilihan pengganti puli untuk motor drag mio ukuran 8 gram hingga 10 gram, di antaranya ada Puli produk Kawahara, Puli dari produk CRD dan juga Puli dari part racing TDR atau dari aplikasi motor lainnya yaitu punya yamaha fino..

Puli Merek CLD termasuk produk baru yang kualitas nya bisa bersaing dengan produk lainnya, puli ini berciri pada bagian plastiknya slider guidenya berwarna merah, sedangkan jeroannya ada slider yang warnanya hitam bertuliskan Racing-High Performance Cam.

Puli merek Kawahara ada dua tipe yaitu K1 dan K2, berciri tulisan Kawahara racing pada permukaannya, yang pada dalamnya dari slidernya, plastik, serta pada coakan roller warnanya hitam. Sedangkan pada Puli produk TDR berciri warna keemasan yang bertuliskan TDR berwarna putih, pada slider warnanya silver dan berplastik hitam.

Atau juga ada Puli merek Kitaco, RRGS, Daytona, NCY, atau memakai jenis produk serupa dari yamaha Fino Thailand, semua produk ini mempunyai kelebhan dan kekurangan namun intinya ada pada sudut kemiringan puli serta kualitasnya.

Karena semakin menyudut kemiringannya akan lebih mempercepat tersalurnya putaran mesin. dan jika mau irit, bawaan asli mio sendiri cukup di modifikasi, cara ini juga bisa optimal dengan memapas pada bagian tengah agar turun naiknya van belt bisa lebih cepat. Selanjutnya, menghaluskannya hingga licin yang akan berefek pada semakin cepet terlemparnya roller yang berakibat pada meningkatnya tarikan mesin motor drag mio anda.

Motor Drag Mio - Roller Weight

Letaknya ada pada belakang puli yang berjumlah 6 buah, kita bisa mengganti roller ini dengan yang lebih ringan dari standar nya 10.6 gram. Kita tinggal memilih berapa gram yang kita butuhkan karena part racing ini tersedia dalam banyak ukuran dari 5 gram hingga 12 gram. Yang jelas semakin ringan roller akan semakin ringan putaran bawahnya jika semakin berat rollernya akan berpengarung pada top speed yang semakin tajam. Kita bisa memilih dari produk racing seperti keterangan di atas. 

Motor Drag Mio - Maghnet

Beberapa cara untuk meningkatkan tenaga pada sektor pengapian di bagian maghnet di antaranya membuatnya sendiri atau beli. heehee...

Maghnet Motor Drag Mio Made In Motor Brain

Pada bisnis motor made in Motor brain, dalam merubah sebuah mesin dengan mengacu pada bisnis plan serta tips panduan bisnis motor drag mio salah satunya yaitu dengan merubahnya menjadi sistem pengapian menjadi total los dengan cara melepas semua perangkat yang ada pada maghnet seperti sepul.

Bila perlu jika kurang bisa dengan membubut daging luar maghnetnya sesuai bobot yang di inginkan. Atau bisa juga dngan mengganti maghnet dengan plat lempengan besi yang lebih enteng, pembuatannya bisa di lakukan sendiri gampang kok, karena tugas lempengan ini hanya berguna sebagai penyeimbang putaran mesin saja.namun harus akurat loh berat antara bagian maghnet dengan bagian kopling. selebihnya nanti kita perjelas lagi tentang hal ini secara mendetail.

Buat lempengan tersebut seukuran diameter maghnet aslinya, dan jangan lupa membuat tonjolan persis aslinya untuk yang berguna untuk pulser atau pick up koil yang bertugas sebagai sensor untuk mentransfer waktu pengapian.

Pastikan kedudukan pulser harus sama dengan tempat asalnya agar timing pengapiannya tetap pas. Kalau bisa tetap memakai dudukan aslinya dengan cara paku kelingnya di lepas. Motor drag mio pada dudukan maghnet aslinya di satukan dengan besi lempengan baru memakai paku keling. Yang terakhir agar tidak bergetar harus di balance.

Efek dari mengganti lempengan terlalu ringan akan berakibat pada tenaga pada putaran atas agak berkurang, makanya saat menentukan bobot jangan terlalu ringan. Dan posisi pulser dengan tonjolan lempengan di beri toleransi sekitar 0.5 mm sampai 0.7 mm. 

Motor Drag Mio - Maghnet Racing

Jika tidak mau repot dan anda memiliki dana lebih untuk modifikasi motor drag mio, hal ini bisa dengan memanfaatkan maghnet racing seperti Maghnet racing dari produk Daytona, BRT, NCY, TDR atau produk lainnya. tergantung dana nya boss... tinggal tempel, atur pengapian dan wuusshhh......

Lain-Lainnya Pada Tune Up Motor Drag Mio

Papas kepala silinder motor drag mio anda dengan ukuran 0.8 mm hingga 1.5 mm, Knalpot make aja punya Kawahara K2, di jamin mantap hasil gas buangnya, Pelek Daytona, Ban Depan EAT My Dust45/90-17 ban belakang eat my Dust 60/80-17, Pakai kampas kopling merek LHK yang tersedia bersama pernya yang keras yang berguna untuk meneruskan putaran mesin agar tidak selip.

Mengganti v-belt yang berendurance tinggi, penggantian per CVT meerek LHK 1.500 yang pernya lebih keras juga, menambahkan oksigen katalisator ini berbentuk lempengan yang dapat di letakkan pada saringan udara yang berfungsi untuk menambah voume oksigen yang akan masuk melalui karburator, gas spontan aplikasi Daytona atau magura ataupun merek lainnya terserah anda.

Kayaknya udahan dulu artikel bisnis motor yang di tulis motor brain yaaa....? nanti di lanjut lagi dengan beberapa tips serta panduan bisnis motor drag mio versi lain. Semoga apa yang saya tulis ini bisa bermanfaat, kritik saran serta pertanyaan bisa anda share disini, ok...

Salam Otomotif

    “Motor Brain”
Comments:
Name
Email
Comment
 
Note : Your email will not be shared or viewed.



Copyright 2011 bisnismotor.com
bisnismotor.com | Privacy Policy And Disclaimer | Contact Us | Sitemap